Pabuaran (KEMENAG)
Penekanan pada penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menjadi pesan utama dalam Upacara Bendera yang digelar MAN 4 Cirebon pada Senin (2/2/2026) di Lapangan Upacara madrasah. Upacara ini diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta siswa MAN 4 Cirebon sebagai bagian dari penguatan karakter dan nilai-nilai cinta dalam kehidupan madrasah.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 4 Cirebon, Kosim, menyampaikan pentingnya internalisasi lima pilar utama Kurikulum Berbasis Cinta atau panca cinta dalam setiap aktivitas peserta didik, baik di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah. Pelaksanaan upacara turut melibatkan pengurus OSIS dan Paskibra MAN 4 Cirebon sebagai petugas upacara.
Dalam amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan materi tentang pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi ciri khas madrasah. Beliau mengurai lima pilar utama kurikulum berbasis cinta yang biasa disebut panca cinta.
Kelima pilar tersebut meliputi: Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Orang Tua dan Guru, Cinta Sesama dan Lingkungan, Cinta Ilmu dan Pengetahuan, serta Cinta Tanah Air dan Bangsa.
“Kurikulum cinta mengajarkan kita untuk menanamkan nilai kasih sayang dan kepedulian dalam setiap aspek kehidupan. Dengan cinta, kita akan mudah menghargai, menghormati, dan memberi makna dalam setiap tindakan,” ujar Kosim dalam amanatnya.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh peserta didik menjadikan lima pilar cinta ini sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari di madrasah maupun di rumah.
“Jika kita mencintai Allah dan Rasul-Nya, orang tua dan guru, sesama dan lingkungan, ilmu dan pengetahuan, serta tanah air dan bangsa, maka kita akan menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Upacara ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, dan nilai cinta dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat kebersamaan, MAN 4 Cirebon terus berkomitmen mewujudkan generasi emas yang maju, produktif, religius, dan kompetitif.
Diakhir upacara, Kepala MAN 4 Cirebon memberikan apresiasi kepada siswa MAN 4 Cirebon yang berhasil meraih juara 2 lomba kaligrafi kontemporer tingkat SMA/MA sederajat se-Pulau Jawa di Pondok Pesantren Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat.
Kontributor : Ahmad Jafar, Alpia