Syarat Madrasah Boleh Melakukan Belajar Tatap Muka

Sabtu, 08 Agustus 2020 - Oleh MAN 4 Cirebon - Dilihat 324 kali

Menteri Agama Fachrul Razi memperbolehkan madrasah di zona hijau dan kuning untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun, ada syaratnya dan madrasah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini disampaikan Menag dalam webinar Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. "Madrasah boleh memilih (pembelajaran tatap muka), dengan pertimbangan masing-masing. Namun tentu dengan memperhatikan protokol kesehatan, agar semuanya tetap aman," kata Menag pada Webinar yang disiarkan pada kanal Youtube Kemendikbud RI, Jumat 07 Agustus 2020.

Menag menyampaikan hal ini diputuskan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuatnya bersama dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. "Saya akan dukung apa yang sudah disampaikan (Mendikbud) tadi. Sama-sama kita dukung ini, sama-sama kita upayakan untuk mensukseskan dengan sebaik mungkin,"

Sekurangnya ada empat hal yang menjadi persyaratan madrasah atau pun pesantren melakukan pembelajaran tatap muka. Pertama, lingkungan madrasah/pesantren aman covid. Kedua, guru, ustadz, atau pengajar lainnya aman covid. Ketiga, murid atau santrinya aman covid. Keempat, pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.

Menag juga menuturkan, saat ini hampir seluruh pesantren di Indonesia telah melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Dengan melakukan empat hal di atas, Menag menyampaikan bahwa kondisi pesantren hingga saat ini aman dari penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah sejauh ini boleh dikatakan yang kita tahu, hanya ada tiga pesantren (ada kasus covid-19). Jadi kalau dihitung presentasenya hanya 0,0000 sekian persen,".

Menag menyampaikan, pembukaan madrasah tentunya memiliki tantangan yang lebih besar dibandingkan pesantren. "Kalau pesantren, ustadz dan santrinya masuk, sudah tidak keluar lagi. Masuknya sehat, di dalam suasana sehat, kemudian nggak boleh keluar lagi, protokol kesehatan diterapkan, Alhamdulillah semua sehat,".

"Sementara kalau di madrasah kan siswanya datang, kemudian kembali lagi ke rumah. Kita tidak tahu dia mampir kemana dulu,".

Untuk itu Menag mengajak masyarakat khususnya orang tua siswa untuk ikut memantau pergerakan siswa bilamana madrasah mulai melakukan pembelajaran tatap muka. "Ingatkan anaknya agar langsung pulang ke rumah,".


Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan bahwa terdapat revisi SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Ia menyebutkan, ada dua hal yang menjadi fokus perubahan kebijakan tersebut.

Pertama, perluasan pembelajaran tatap muka di zona kuning. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan risiko yang tidak terlalu jauh dengan zona hijau. Nadiem menyebutkan, berdasarkan data per 3 Agustus 2020, terdapat sekitar 43 persen atau 276 kota/kabupaten di Indonesia yang masuk dalam zona hijau dan kuning.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut bukan bersifat mandatoris, melainkan diberikan kewenangan kepada Pemda maupun masing-masing sekolah.

Unduh Paparan Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Komentar

Jangan dulu dweh..

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Renovasi dan Pembangunan Masjid MAN 4 Cirebon Tahun 2020

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم   Assalamu'alaikum Wr. Wb.   Pabuaran- Madrasah Aliyah Negeri 4 Cirebon membuka donasi unt

15/09/2020 11:16 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
MATSAMA DARING MAN 4 CIREBON TP. 2020-2021

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Salam silaturahmi teriring do’a semoga rahmat dan hidayah Allah SWT senantiasa mengiringi aktivitas kita sehari-hari. Amiin. Sesuai dengan Surat Eda

16/07/2020 08:00 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
Keputusan Bersama Pembelajaran Masa Kebiasaan Baru TP 2020-2021

Keputusan bersama antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Menteri Koordinator Bidang P

15/06/2020 18:15 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
Idul Fitri 1441 Hijriyah, jatuh pada hari Minggu 24 Mei 2020

Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020. Ketetapan itu diputuskan dalam sidang isbat yang dihadiri MUI hingga Komisi VIII DPR. Sid

22/05/2020 19:55 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
Kemendikbud akhirnya mengungkapkan rencana kapan siswa-siswi di Indonesia dapat mulai kembali masuk ke sekolah lagi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya mengungkapkan rencana kapan siswa-siswa di Indonesia dapat mulai kembali masuk ke sekolah lagi. Pemerintah Indonesia telah m

09/05/2020 20:12 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
Pengumuman Kelulusan Kelas XII MAN 4 Cirebon Tahun Pelajaran 2019-2020

Assalamualaikum Wr. Wb. PABUARAN-Ditengah merebaknya wabah virus corona sekarang ini, MAN 4 Cirebon selalu mengikuti himbauan pemerintah Republik Indonesia tentang protokol pencegahan w

02/05/2020 06:00 WIB - Oleh Kurikulum
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1441 H.

Segenap keluarga besar civitas akademik MAN 4 Cirebon mengucapkan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 Hijriyah" Berikut kami sampaikan jadwal imsakiyah Ramadhan 1441 H dari

23/04/2020 21:08 WIB - Oleh MAN 4 Cirebon
PPDB MAN 4 Cirebon TP. 2020/2021

Penerimaan Peserta Didik BaruMAN 4 CirebonTahun Pelajaran 2020 -2021  A. Waktu Pendaftaran Informasi dan Sosialisasi = 1 April s.d. 30 April 2020 (Buka Laman web www.ppdb.m

18/04/2020 03:01 WIB - Oleh Kesiswaan
MAN 4 Cirebon terapkan E-learning Madrasah

Pembelajaran daring (e-Learning) di MA Negeri 4 Cirebon yang semula menggunakan aplikasi dari dokumenary.net berganti menggunakan aplikasi e-learning madrasah dengan alamat yang sama di

17/04/2020 14:00 WIB - Oleh Admin
Asik.. !, Kembangkan e-Learning, Kemenag Siap Gratiskan Paket Data Siswa Madrasah

Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) siap menggratiskan paket data bagi siswa pendidikan madrasah. Pihaknya telah mengembangkan e-learning madrasah dan menginisiasi kerj

10/04/2020 17:50 WIB - Oleh Admin